Showing posts with label Wisata Alam. Show all posts
Showing posts with label Wisata Alam. Show all posts

Tuesday, September 27, 2016

Wisata Menyenangkan di Pantai Bandengan Jepara

Wisata Murah tapi Menyenangkan di Pantai Bandengan Jepara
Wisata Murah tapi Menyenangkan di Pantai Bandengan Jepara

Perjalanan wisata kali ini penawisata.com akan bercerita tentang pantai yang berada di pesisir utara pulau jawa. Pantai Bandengan, begitulah nama pantai yang berada 7 KM dari kota Jepara Jawa Tengah ini.

Pantai yang dikelola oleh pemerintah setempat ini memiliki pemandangan yang indah nan eksotis, pasir putih dan laut yang biru merupakan daya tarik bagi masyarakat sekitar dan luar daerah untuk sekedar berkumpul bersama teman atau  keluarga sambil bermain air di tepi pantai.

Perjalanan menuju pantai bandengan  dari kota semarang ditempuh hampir sekitar dua jam lebih, Selama perjalanan, kita bisa menikmati pemandangan kota demak dan kota jepara yang asri. Belum lagi keindahan pemandangan gunung muria yang menjulang tinggi bakal melengkapi suasana perjalanan menuju pantai bandengan.

Tiket masuk pantai bandengan jepara seharga Rp. 5 ribu per orangnya, fasilitas pendukung yang ada di pantai bandengan seperti area parkir yang luas, mushola untuk ibadah, saung - saung pinggir pantai , area tempat makan, ruang bilas dan toilet  serta beberapa penyewaan permainan air seperti kano dan ban untuk anak - anak.

Selain menelusuri indahnya pantai bandengan, beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di kawasan wisata pantai ini, mulai dari bermain pasir, bermain air dengan balon sewaan atau berselancar ala arum jeram, bermain banana boat, dan yang gak kalah seru adalah berkeliling menuju pulau panjang dengan perahu seharga Rp. 15 ribu rupiah per orang.
Read More

Indahnya Air Terjun Songgolangit Jepara

Indahnya Air Terjun Songgolangit Jepara
Indahnya Air Terjun Songgolangit Jepara

Ayo Telusuri Air Terjun Songgolangit Jepara! woaaah air terjun apalagi ini? terus bagusnya apaan? terus berada dimana lokasinya?

Terletak di dusun dukuh Ngelencer, Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Jepara ini berada di utara pusat kota Jepara yang berjarak sekitar 35km. Untuk mencapai Air Terjun Songgolangit Jepara sangatlah mudah. Karena akses sudah bagus dan bisa di lalui kendaraan roda 2 ataupun kendaraan roda 4.

Jika para penelusur dari  arah pusat kota jepara, maka ambil jalan ke arah Kabupaten Pati yang melewati Kecamatan Mlonggo, Kecamatan, Bangsri, dan Kecamatan kembang. Jarak dari pusat kota Jepara ke Kecamatan  kurang lebih hanya berjarak 20km. Setelah dari kecamatan kembang maka perjalanan di lanjutkan ke Desa Cepogo melewati hutan jati milik perhutani dengan jarak kurang lebih 2km hingga sampe pertigaan jalan desa. Di pertigaan ini bakal ada papan petunjuk ke lokasi Air Terjun Songgolangit Jepara. Dari lokasi ini para penelusur ambil jalan sebelah kanan ke air terjun yang masih berjarak 11km. Dari desa Cepogo ini perjalnan selanjutnya akan melewati desa Semanding hingga sampe desa Bucu diamana Air Terjun Songgolangit ini berada.

Untuk bisa masuk ke Air Terjun Songgolangit Jepara kita akan di kenao biaya untuk setiap pengunjungnya Rp 1500 jika hari biasa, dan Rp 2000 pada saat hari libur. cukup murah bukan?

Air Terjun Songgolangit Jepara ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebarnya sebesar 2meter. Di bawah lokasi terjun ini terdapat kolam penampungan air dengan kedalaman 3meter yang bisa para penelusur gunakan untuk berenang atau sekedar bermain air. Konon katanya juga, air dari air terjun ini bisa bikin awet muda. mantap bukan?

Di sekitaran lokasi air terjun ini juga terdapat fasilitas-fasilitas umum seperti area parkiran yang lumayan luas, beberapa warung-warung makan dan minuman, serta toilet umum. namun sayang, kondisi toiletnya kurang memadai. semoga dapat perhatian dari pengelola agar lekas di perbaharui ya toiletnya..

Ohya mengenai kenapa air terjun ini dinamakan Air Terjun Songgolangit menurut warga sekitar adalah pada jaman dahulu kala ada seorang lelaki yang berasal dari desa Tunahan yang menjalin cinta dengan perempuan dari desa Blucu yang berlanjut sampe ke jenjang pernikahan. Pada jaman dahulu jika ada seorang lelaki yang melamar seorang perempuan harus membawa perabotan rumah tangga dan membawa hewan peliharaan.

Pada suatu  hari saat si istri ini sedang bersiap untuk menyiapkan makanan, tanpa sengaja si istri menyonggol perabotan rumah tangga yang menimulkan suara lumayan gaduh. Dan pada saat itu juga si ibu dari istri ini menegur anaknya yang kerjanya kurang hati-hati dengan kata “jangan gaduh, nanti suamimu bisa bangun”, dan ternyata si suami sudah bangun dan mendengar tehuran dari si ibu istri ini. Namun si suami yang baru saja bangun itu mendengar teguran sang ibu menjadi “kerja kok gaduh, memangnya ini barang bawaan suamimu?”. mendengar kata seperti itu, sang suami langsung terseinggung oleh perkataan sang ibu, dan pada saat malam  itu juga si suaimi mengajak sang istru untuk pergi dari rumah menuju ki desa asal suami dengan menggunakan pedati (gerobak yang di tarik oleh sapi) namun karena jalanan yang gelap, mereka kesasar dan malah jatuh ke jurang yang dalam (saat ini menjadi Air Terjun Songgolangit) dan sepasang pengantin ini tidak pernah di temukan lagi.

Read More

Sunset di Pantai Teluk Awur Jepara

Sunset di Pantai Teluk Awur Jepara
Sunset di Pantai Teluk Awur Jepara

Wisata Pantai Teluk Awur Jepara , Tempat Wisata Terindah - Ada pantai yang indah dan menarik untuk dikunjungi di kabupaten Jepara yaitu Pantai teluk Awur. Pantai ini beralamat di Desa Telukawur kabupaten Jepara, yang berjarak 4 kilometer dari pusat kota Jepara. Di pantai ini terdapat banyak pohon mangrove yang berfungsi sebagai penahan abrasi dan juga sebagai tempat peneduh. Pantai Teluk Awur ini merupakan objek wisata alternatife yang murah, karena untuk menikmati keindahan pantai ini pengunjung tidak dikenakan biaya (Gratis).

Pantai Teluk Awar ini masih alami airnya juga masih bersih jan jernih karena pantai ini jauh dari lalu lalang kapal dan perahu nelayan. Disini juga sering dijadikan event – event tradisional seperti pesta lomban dan juga lomba pantai yang banyak menarik para wisatawan untuk menyaksikan acara tersebut. Dan pada hari Minggu pantai ini ramai dikunjungi oleh para pelancong dari masyarakat Jepara sendiri atau bahkan wisatawan dari luar Kota Jepara yang ingi menyaksikan dan menikmati keindahan Pantai Teluk Awar ini. Disini pengunjung juga bisa menikmati air pantai yang begitu jernih dan bersih dengan berenang di pantai. Selain itu Pantai Teluk Awar ini dipercaya sebagai tempat mandi yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit oleh masyarakat setempat.

Sayangnya kurang ada kesadaran dari para pengunjung, sehingga membuat pantai ini sekarang menjadi kotor dan di pinggiran pantai banyak terdapat sampah yang berserakan. Jadi membuat keindahan Pantai Teluk Awur berkurang. Seharusnya kita sebagai pengunjung harus sadar dan lebih bisa menjaga kebersihan dan keindahan Pulau ini, bukan malah membuat kotor  dan merusaknya. Selain itu minimnya pengembangan yang dilakukan oleh pemerintah menyebabkan pantai ini masih kurang fasilitas umum seperti resort, hotel dsb.

Bagi anda yang ingin mengetahui keindahan dan aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Pantai Teluk Awur  ini anda bisa datang langsung ke pantai ini sebagai alternatif lain dari lokasi pantai-pantai di Jepara yang sudah sangat terkenal seperti Pantai Kartini dan juga pantai Bandengan. Tapi ingat jaga kebersihan dan keindahanya, selamat berkunjung.
Berikut adalah Gambar atau Foto Wisata Pantai Awur Jepara dari Google Image :
Read More

Wisata Menyenangkan di Pantai Ombak Mati Jepara

Wisata Menyenangkan di Pantai Ombak Mati Jepara
Wisata Menyenangkan di Pantai Ombak Mati Jepara

Diantara daerah-daerah di Jawa Tengah, Jepara mungkin adalah yang memiliki paling banyak pantai. Total, ada sekitar delapan pantai yang bisa kita temui di Jepara. Salah satunya adalah Pantai Ombak Mati

Ombak Mati ini merupakan salah satu pantai anti mainstream di Jepara. Belum banyak orang mengetahui keberadaan pantai ini. Pamornya kalah jauh dari Pantai Bandengan ataupun Pantai Kartini yang sudah sangat terkenal di Jepara. Namun soal kecantikan, pantai ini tak mau kalah

Pantai Ombak mati merupakan sebuah pantai berpasir putih yang terdapat di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri. Seperti pantai-pantai utara lainnya, ombak di pantai ini juga sangat tenang. Bahkan hampir tidak ada. Oleh sebab itulah pantai ini dinamakan Pantai Ombak Mati

Selain disebut sebagai Pantai Ombak Mati, beberapa masyarakat juga menyebut pantai ini dengan nama Pantai Bondo merujuk pada nama desa dimana pantai ini berada. Dengan pasir putih serta ombaknya yang sangat tenang, pantai ini sangat menggoda sekali. Apalagi pantainya juga sangat dangkal. Begitu tiba disana, tak tahan rasanya untuk segera berbasah-basahan ria

Sebagai salah satu pantai yang lokasinya ada di Jepara, Pantai Ombak Mati tentu saja menjadi objek wisata menarik yang bisa dikunjungi oleh siapapun yang sedang jalan-jalan ke Jepara. Terutama untuk kamu yang sangat menyukai tempat-tempat wisata anti mainstream

Area pantai di Pantai Ombak Mati memang tidak terlalu luas. Namun suasana sepinya menjadikan pantai ini sangat cocok jika kamu termasuk orang yang suka pantai sepi

Di sepanjang Panta Ombak Mati alias Pantai Bondo ini kita akan menemukan banyak sekali pohon ketapang yang membuat suasana di sekitar pantai menjadi lebih asri. Kita bisa duduk-duduk santai dibawahnya sambil menikmat pemandangan pantai yang cantik

Walau pengunjung pantai ini masih terbilang sepi, di sekitar pantai sudah terdapat tempat bilas, warung hingga persewaan ban. So, untuk kamu yang ingin basah-bahasan di pantai ini tak perlu khawatir soal pasir-pasir yang menempel di badan. Dari pantai ini kita juga bisa melihat bangunan PLTU Jepara
Read More

Objek Wisata Gua Tritip Jepara

Objek Wisata Gua Tritip Jepara
Objek Wisata Gua Tritip Jepara
Objek Wisata Gua Tritip memang menjadi banyak perbincangan dari masyarakat umum yang hobi dengan traveling. Pasalnya, di kota Jepara banyak sekali tempat wisata yang masih tergolong baru dan memiliki banyak sekali keunggulan dan keindahan alamnya yang sangat memesona. Untuk itu, tempat wisata yang satu ini bisa menjadi salah satu tempat wisata yang bisa Anda pilih ketika berada di kota Jepara yang memang memiliki banyak sekali tempat wisata yang alami.

Goa Tritip ini memang masih tergolong gua baru, karena masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Nah, bagi Anda yang belum mengetahui isi dari goa ini, Anda pasti akan penasaran tentang apa saja yang bisa Anda temui di goa ini kan? Perlu Anda ketahui bahwa lokasi gua ini memang masih sangat alami suasananya. Karena gua ini berada tepat di sebelah benteng peninggalan pada zaman Portugis. Untuk itu, suasana yang ada di tempat ini masih sangat alami dan menyegarkan.

Selain itu, dengan adanya bunyi air mengalir yang berada di dalam Goa Tritip juga menjadikan tempat ini pantas untuk kita kunjungi. Karena dengan adanya bunyi air yang menetes tersebut akan menambah suasana hening dan tenang yang pasti kira rasakan ketika kita berada di dalam gua tersebut. Sehingga pesona alam yang sangat nyaman bisa kita nikmati di dalam Gua Tritip yang menjadi obyek wisata kebanggaan warga kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Goa Tritip Terletak di desa Jung Watu, Kecamatan Keling atau 45 Km sebelah utara kota jepara berdekatan dengan benteng portugis.

Pada zaman dahulu gua tritip digunakan oleh Mbah Joyo Kusumo untuk bertapa yang kemudian sekarang banyak diartikan orang sebagai tempat petilasannya. Tiap malam jum’at diberi sesajen berupa wedang gula dan wedang kopi. Namun pada malam jum’at wage sajian itu ditambah dengan kelapa muda dan bubur merah putih. Di sekitar daerah tersebut terdapat perahu kayu. Perahu tersebut konon katanya menjadi tempat pertapaan Mbah Joyo Kusumo.

Namun sekarang perahu yang terletak di gua tritip sudah tinggal setengah karena banyak diambil oleh orang-orang yang berkunjung disana untuk membuat api unggun dan lain sebagainya.
Read More

Air Terjun Grinjingan Dowo Jepara

Air Terjun Grinjingan Dowo Jepara
Air Terjun Grinjingan Dowo Jepara
Kabupaten Jepara memiliki sebuah desa bernama desa Dudakawu. Di desa tersebut terdapat wisata alam air terjun yang dapat anda kunjungi. Meskipun fasilitas pendukungnya masih dalam pengembangan pemerintah desa setempat, ada baiknya anda mengunjungi air terjun yang satu ini. Nama tempat tersebut adalah Air Terjun Grenjengan Dowo. Grenjengan Dowo merupakan air terjun yang memiliki lingkungan yang begitu asri.

Lingkungan yang jarang dikunjungi membuat daerah Air Terjun Grinjingan Dowo dangat asri dan sejuk. Air yang jernih akan menambah kesan sejuk dan damai. Suara air yang jatuh membuat suasana yang dapat menghilangkan kepenatan sehari-hari.

Untuk menuju air terjun Grenjengan Dowo harus ekstra hati hati saat mengunjungi daerah objek wisata Air Terjun Grenjengan Dowo karena jalur yang akan anda lalui sangat berbahaya dan terjal. Tidak dikenalnya air terjun ini membuat pemerintah masih belum yakin untuk membuat jalur ke air terjun. Jadi selamat berwisata dan berhati–hatilah.

Lokasi Air Terjun Grenjengan Dowo

Air Terjun Grenjengan Dowo merupakan salah satu air terjun di desa Dudakawu, di Dukuh Nge’rot tepat di sebelah Dukuh Ngelarangan dan Dukuh Krajan. Desa Dudakawu termasuk ke dalam Kecamatan Kembang. Salah satu kecamatan yang dikenal sebagai kecamatan yang banyak memiliki objek wisata. Tempat wisata ini bisa menambah referensi pilihan tempat anda berlibur. Selamat berkunjung.
Read More

Monday, September 26, 2016

Wisata Unik Sedang Jodo Kudus

Hasil gambar untuk sendang jodo kudus
Wisata Unik Sendang Jodo Kudus, Lokasi : Desa Purworejo Kecamatan Bae Kudus Jawa Tengah

Wisata Digital - Obyek Wisata Sendang Jodo berlokasi di Desa Purworejo Kecamatan Bae Kudus Jawa Tengah berbatasan dengan desa Bae (disebelah utara), Gondang Manis (disebelah timur),Penganjaran (disebelah barat )dan Desa Panjang (disebelah selatan).

wisata ini dinamai Sendang Jodo di karenakan mitos yang beredar bahwa bila muda mudi yang datang berkunjung ke sendang jodo maka akan mendapatkan jodo dan dilangengkan hubunganya.

Dari balai desa purworejo masuk ke gang desa sekitar 200 meter anda akan menemui pertigaan dan belok kan kendaraan anda ke kanan sekitar 15 meter anda akan sampai di lokasi sendang jodo.

Lokasi ini dulunya sangat ramai dikunjungi wisatawan dan sudah dikelola oleh pemerintah desa namun sayang sekarang dibiarkan saja tidak terawat yang terkesan kotor, bahkan di area ini tidak ada penjaga loket atau pengelola di tempat ini. untuk turun dari pintu masuk harap berhati hati ya karena jalan yang lumayan curam dan berlumut ini rawan terpeleset.

Sendang Jodo ini mungkin belum terlalu familiar di telinga masyarakat umum. Sendang atau sumber air yang berlokasi di desa Purworejo kecamatan Bae Kudus ini dipenuhi dengan berbagai mitos yang berkembang dimasyarakat setempat.

Sendang Jodo ini dikeramatkan oleh masyarakat dukuh Jambean desa Purworejo lantaran dipercaya pernah menjadi tempat pemandian dan petilasan Den Ayu Sunti atau Den Ayu Tarwiyah yang konon katanya putri yang sangat cantik dari salah satu kerajaan.

Cerita lain yang beredar bahwa sendang ini pernah dipakai mandi oleh bidadari dari kayangan. Di tempat ini terdapat sebuah sendang atau kolam dikelilingi pepohonan yang rimbun. Di samping sendang dibangun tempat yang dapat digunakan pengunjung untuk mandi. Di sisi yang lain dari sendang ini terdapat sebuah ruangan sempit yang di dalamnya terdapat patung seorang bidadari. Hanya orang-orang tertentu saja yang diperbolehkan memasuki ruangan ini.

Untuk kamu yang masih jomblo, tempat ini mungkin bikin kamu penasaran karena mitos yang beredar, kalau ada seseorang yang belum menikah mandi di sendang ini maka akan segera mendapat jodoh, atau bagi pasangan yang mandi disini akan dilanggengkan hubungannya.

Sudah mulai penasaran ? langsung datang saja ke lokasi. Akan tetapi seperti memperjuangkan cinta, untuk sampai ditempat ini kamu harus sedikit berjuang karena kondisi jalan yang rusak, licin dan rawan kecelakaan. Yang perlu diingat boleh-boleh saja berikhtiar, tapi jodoh itu tetap urusan Tuhan, jadi jangan meminta kepada selain-Nya.
Read More

Gray Canyon, Tempat Wisata Paling Keren di Kudus


Banyak orang yang menganggap bahwa daerah pegunungan merupakan daerah yang identik dengan sesuatu yang terbelakang atau primitive kebudayaannya. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk daerah Kudus. Walaupun notabene merupakan daerah pegunungan, tapi Kudus telah menyimpan sejuta keindahan yang mahal harganya. Salah satu tempat paling hist di Kudus yaitu Gray Canyon Kudus.

Keindahan tersebut terpancar dari banyaknya tempat wisata alam yang menghiasi di daerah Kudus. mulai dari wisata alam pegunungan, air terjun, sungai, telaga, goa, makan wali, dan lain sebagainya.
Salah satu dari berjuta-juta keindahan tersebut adalah sebuah tempat yang akhir-akhir ini mulai marak banyak dikunjungi terutama oleh masyarakat lokal. Kebanyakan orang menyebut tempat tersebut dengan sebutan Gray Canyon Kudus. Objek ini sebagai salah satu tempat wisata yang menjadi ikon wisata terlaris di kawasan daerah Kudus.
Kawasan ini memiliki keindahan yang setara dengan “Brown Canyon” yang ada di Semarang yang sedang ramai dibicarakan karena cukup bagus untuk selfie atau sekedar berfoto bersama-sama.

Kuliner Khas Gray Canyon Kudus

Ketika berbicara daerah di nusantara, maka tidak akan terlepas dari yang namanya kuliner nusantara. Begitupun juga di daerah Gray Canyon, salah satu yang menjadi makanan andalannya Gray Canyon Kudus. Tepatnya kuliner khas daerah tanjung rejo adalah Entok Goreng khas Tanjung rejo. Dinamakan Enthog Goreng khas Tanjung rejo karena baik bahan maupun pengolahannya tidak sama dengan Entog Goreng yang di daerah lainnya.

Kuliner khas yang disebut dengan Enthog Goreng. Ini merupakan menu makanan yang berbahan dasar daging bebek muda yang empuk. Kemudian diolah dengan pengolahan dibuat tidak berbau amis yang pengolahannya khas desa tanjung rejo. Sebagai menu yang menjadi ciri khas daerah, sampai banyak masyarakat yang memberikan statemen. Kalau pengunjung belum sempurna kedatangannya ke Gray Canyon, jika belum menikmati hidangan tersebut.
Tradisi Selis di Daerah Gray Canyon, Tanjungrejo, Kudus

Selain kuliner Nusantara juga terkenal dengan kebudayaan yang sangat banyak sebagai ciri khas dari suatu daerah tertentu. Begitupun di daerah Gray Canyon ini ada sebuah tradisi unik yang masyarakat sebut dengan Prau Selis. Prau Selis merupakan tradisi pasca lebaran yang diadakan di Waduk Logung. Meskipun sudah lama kegiatan Prau Selis mentradisi, namun baru secara kompak terkoordinasi dengan baik sejak lima tahun terakhir ini. Pelaksanaan rrau selis dilaksanakan ketika satu minggu setelah Idul Fitri dan dihadiri oleh masyarakat setempat.

Perayaan prau Selis ini diadakan dengan beberapa kegiatan diantaranya seperti naik perahu di aliran Waduk Logung (Praon), berkeliling desa dengan kereta mini, dan lomba memancing ikan. Untuk masing-masing kegiatan dibanderol dengan harga Rp 30.000,- untuk lomba memancing ikan dan Rp 5.000,- untuk naik perahu dan kereta mini. Perayaan ini juga memebawa rejeki tersendiri terutama bagi para pedagang kaki lima, atau pedagang musiaman untuk ikut berpartisipasi dengan berjualan berbagai macam makanan & minuman, mainan anak-anak, dan barang-barang keperluan rumah tangga.

Nah pastinya untuk Anda yang berwisata di Gray Canyon Kudus ini akan sangat merasa puas dengan panorama keindahan alam yang melekat padanya, dan juga dengan  berbagai ke khasan nya.
Alamat dan Peta Lokasi Lokasi Gray Canyon Kudus
Gray Canyon Kudus tersebut tepatnya terletak di daerah Tanjung Rejo, kecamatan Jekulo, atau 200 meter dari TPA Tanjung, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tanjung rejo yang memiliki luas wilayah 730, 49 Ha tersebut terbagi menjadi 3 dusun, yaitu dusun Patihan, Dusun Beji, dan Dusun Kedungmojo. Ketiga dusun tersebut terbia atas 10 RW dan 54 RT.

Tempat yang terkenal dengan Gray Canyon ini mulai populer dimulai sejak sekitar tahun 2010. Yang dimana sejak saat itu tempat ini pernah dijadikan sebagai sirkuit offroad tingkat nasional. Hingga tempat ini lama-kelamaan dikenal oleh banyak orang. Nah dari situ orang banyak yang berdatangan, jadilah tempat ini enjadi tempat untuk wisatawan.
Walaupun sekarang telah menjadi tempat wisata namun sebenarnya awalnya tempat ini bukanlah tempat wisata. Akan tetapi ini adalah merupakan tempat galian C, dan masih ada persoalan yang belum selesai dengan warga sekitar. Meskipun demikian tidak menjadikan permasalah untuk tempat ini di kunjungi sebagai tempat wisata.
Read More

Sunday, September 25, 2016

Wisata Alam Air Terjun Montel Kudus Jawa Tengah

Wisata Alam Air Terjun Montel Kudus Jawa Tengah
Air Terjun Montel Kudus, Lokasi : Desa Kajar, Kec. Dawe, Kab. Kudus, Jawa Tengah.

Perjalanan wisata kali ini Wisata Digital akan berbagi cerita tentang objek wisata alam yang lokasinya berada di lereng gunung muria, yakni air terjun montel. Air terjun setinggi 25 meter tersebut masih satu kawasan dengan objek wisata alam colo kudus dan dekat dengan makam sunan muria. Bagi pengunjung yang sedang berada di kawasan makam sunan muria atau objek wisata colo, dapat mencapai air terjun ini sekitar 30 menit dengan berjalan kaki.

Untuk mencapai lokasi wisata air terjun montel ini, rute menuju air terjun montel bisa menggunakan kendaraan pribadi dan motor atau angkutan umum berwarna kuning coklat dari kota kudus menuju kawasan wisata colo dengan tarif sekitar 15 ribu rupiah, jarak yang ditempuh dari kota kudus menuju wisata colo sekitar 18 kilometer atau sekitar 1 jam dengan kondisi jalan yang bagus dan semakin menanjak.

Setelah masuk kawasan wisata colo, kendaraan pribadi dan motor harus membayar retribusi sebesar 2 ribu rupiah, untuk mobil bisa langsung parkir dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa ojek menuju pintu masuk wisata air terjun montel sedang untuk kendaraan motor bisa parkir diarea sekitar pintu masuk wisata alam air terjun montel.

Harga tiket masuk wisata alam air terjun montel 5 ribu rupiah bagi setiap pengunjung yang datang. Terdapat jalan setapak sepanjang 300 meter  dengan berjalan kaki  dari loket tiket masuk sampai air terjun ini, dengan melintasi perkebunan kopi di lereng gunung muria.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus mempersiapkan fisik dan alas kaki yang tidak mudah terpeleset, karena untuk menikmati pemandangan air terjun lebih bagus ketika musim hujan. Setelah sampai di lokasi, kelelahan yang dirasakan selama menuruni bukit yang agak curam untuk mencapai lokasi terbayar sudah dengan kesegaran air dingin serta pemandangan indah di sekitar air terjun ini. Selain itu, pengunjung juga dapat mandi atau bermain air yang segar dan jernih yang berasal dari pegunungan Muria, diiringi suara burung dan berbagai binatang hutan lainnya.

Di kawasan air terjun montel ini telah tersedia beberapa warung kecil yang menyediakan berbagai aneka makanan dan harga yang ditawarkan relatif murah, di kawasan ini juga terdapat penyewaan pakaian ganti untuk bermain air bagi pengunjung yang memerlukan.
Read More

Saturday, September 24, 2016

Pemandangan Menarik di Air Tiga Rasa Rejenu Kudus

Hasil gambar untuk Air Tiga Rasa Rejenu
Air Tiga Rasa Rejenu, Lokasi : Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Pemandangan yang menarik memang menjadi salah satu daya tarik para wisatawan berkunjung ke tempat wisata Gunung Muria. Tak hanya itu, keberadaan Sunan Muria sebagai penyebar Islam di daerah tersebut telah menjadikan daerah yang terletak di perbatasan Kabupaten Kudus, Jepara dan Pati itu mempunyai banyak kisah dan peninggalan.

Salah satu peninggalan di masa Sunan Muria adalah tiga sumber mata air yang mempunyai rasa berbeda. Masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Air Tiga Rasa.

Air Tiga Rasa terletak di dekat makam Syaikh Syadzali. Ia merupakan murid dari Sunan Muria yang berasal dari Baghdad. Ketika Syaikh Syadzali menghadap Sunan Muria untuk berguru, ia dianjurkan untuk pergi ke sebelah utara, tepatnya di daerah Rejenu, Dawe, Kudus.

Belakangan diketahui bahwa Syaikh Syadzali mempunyai banyak ilmu dan karomah hingga semakin banyak santri yang ingin berguru kepadanya. Salah satu karomah dari Syaikh Syadzali adalah Air Tiga Rasa yang letaknya tak jauh dari makam Syaikh Syadzali.

Menurut Budi Mulyanto (35), salah satu pengunjung Air Tiga Rasa di Rejenu Kudus, Jumat (24/7) kepercayaan yang berkembang di masyarakat setempat, air tersebut mempunyai khasiat yang berbeda.

Air pertama berkhasiat menjadi obat penyakit, air kedua berkhasiat menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi permasalahan hidup, dan air ketiga dipercaya berkhasiat dalam bidang rezeki.

"Memang rasanya berbeda-beda, ada rasa masamnya seperti minuman bersoda, tapi satu sama lain mempunyai tingkat kepekatan yang berbeda," kata Budi kepada brilio.net. Konon, ketika tiga air tersebut dicampurkan akan menghasilkan air tawar.

Sementara itu, Pitono (38), salah satu pengunjung lainnya yang datang dari Jepara mengatakan bahwa sejatinya air tiga rasa ini melatih kepekaan perasaan dari peminumnya. Rasa kehidupan yang dialami manusia berbeda-beda, ada rasa dendam, baik, dan lain sebagainya.

"Kalau yang ragu-ragu ya pasti rasanya sama. Tapi kalau mantap apalagi sudah dilatih, maka akan merasakan perbedaan dari ketiga mata air tersebut," terang Pitono yang sudah sering mendatangi makam Syaikh Syadzali ini.

Menurutnya, perbedaan dari ketiga air tersebut hanya bisa dirasakan sehingga tak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Begitu juga dengan khasiat atau barokah dari air itu sendiri yang menjadi rahasia dari Allah SWT.

Untuk menuju ke Air Tiga Rasa ini, aksesnya memang masih cukup jauh dan sulit. Letaknya sekitar 3 km dari taman parkir wisata Sunan Muria. Akses ke lokasi hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau mengendarai sepeda motor.

Kamu yang tak ingin jalan kaki bisa memanfaatkan jasa ojek yang ada di area parkir makam Sunan Muria. Jalan berkelok dan menanjak akan ditemui sepanjang perjalanan. Pemandangan yang indah dan udara yang dingin akan menambah sensasi yang berbeda.
Read More